Izin Resmi PPIU Kemenag RI No: 24092200057650010 — Jaminan Perjalanan Amanah & Pasti Berangkat.

7 Obat Asma yang Dibawa Saat Umroh, Biar Ibadah Tetap Nyaman dan Aman

obat asma yang dibawa saat umroh

fitourofficial.com – Pergi ke Tanah Suci itu momen yang ditunggu banyak orang. Tapi buat kamu yang punya riwayat asma, ada satu hal penting yang nggak boleh dilupakan, yaitu obat asma yang dibawa saat umroh. Perubahan cuaca, aktivitas fisik yang padat, sampai debu di beberapa area bisa memicu kambuhnya asma. Nah, supaya ibadah tetap lancar tanpa drama sesak napas, penting banget menyiapkan obat yang tepat sebelum berangkat.

Makanya, banyak dokter juga menyarankan jamaah dengan riwayat asma untuk selalu membawa obat pribadi selama perjalanan. Tenang saja, ada beberapa pilihan obat yang umum dipakai dan cukup mudah ditemukan di apotek. Berikut ini beberapa rekomendasi obat asma yang dibawa saat umroh yang sering digunakan karena efektivitasnya:

1. Ventolin Inhaler

Sebelum membahas lebih jauh, penting dipahami bahwa inhaler adalah obat yang paling sering dipakai penderita asma karena kerjanya cepat. Obat ini langsung masuk ke saluran pernapasan sehingga efeknya terasa lebih cepat dibanding obat minum. Salah satu obat asma yang dibawa saat umroh yang paling populer adalah Ventolin Inhaler.

Obat ini mengandung salbutamol yang berfungsi melegakan saluran napas saat terjadi serangan asma. Harga Ventolin Inhaler di apotek biasanya sekitar Rp85.000 – Rp120.000 tergantung lokasi pembelian.

2. Symbicort Turbuhaler

Kalau kamu butuh obat yang tidak hanya meredakan serangan tetapi juga membantu mengontrol asma, Symbicort bisa jadi pilihan. Obat ini mengandung kombinasi budesonide dan formoterol yang bekerja sebagai antiinflamasi sekaligus bronkodilator.

Banyak dokter merekomendasikannya sebagai obat asma yang dibawa saat umroh karena membantu menjaga kondisi pernapasan tetap stabil selama perjalanan. Harga Symbicort Turbuhaler berkisar Rp350.000 – Rp450.000.

3. Combivent Inhaler

Saat berada di tempat yang ramai seperti Masjidil Haram atau saat tawaf, beberapa penderita asma bisa mengalami sesak napas tiba-tiba. Nah, Combivent sering dipilih karena mengandung dua zat aktif sekaligus.

Obat ini mengandung ipratropium bromide dan salbutamol yang membantu membuka saluran napas dengan cepat. Karena efeknya cukup cepat, banyak jamaah menjadikannya sebagai obat asma yang dibawa saat umroh untuk kondisi darurat. Harga Combivent Inhaler biasanya sekitar Rp250.000 – Rp300.000.

4. Lasal Expectorant

Tidak semua keluhan asma muncul dalam bentuk sesak napas. Kadang juga disertai batuk berdahak yang mengganggu. Lasal Expectorant membantu mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Obat ini sering direkomendasikan sebagai pelengkap obat asma yang dibawa saat umroh, terutama bagi yang sering mengalami batuk saat cuaca dingin. Harga Lasal Expectorant sekitar Rp30.000 – Rp40.000 per botol.

5. Aminophylline Tablet

Beberapa penderita asma juga menggunakan obat tablet sebagai terapi tambahan. Salah satu yang cukup umum adalah Aminophylline. Obat ini bekerja dengan cara melemaskan otot saluran napas sehingga udara lebih mudah masuk ke paru-paru. Karena bentuknya tablet, obat ini praktis dibawa dan sering masuk daftar obat asma yang dibawa saat umroh oleh banyak jamaah. Harga Aminophylline cukup terjangkau, sekitar Rp15.000 – Rp25.000 per strip.

Baca juga: Harga Umroh Lombok Hotel Bintang 3 Fitour International: Ibadah Nyaman dengan Biaya Lebih Terjangkau

6. Salbutamol Tablet

Selain inhaler, salbutamol juga tersedia dalam bentuk tablet. Obat ini membantu meredakan gejala sesak napas akibat penyempitan saluran pernapasan. Sebagian jamaah membawa obat ini sebagai cadangan jika inhaler habis atau tertinggal. Karena itu, salbutamol tablet juga termasuk obat asma yang dibawa saat umroh yang cukup praktis disimpan di tas kecil. Harga salbutamol tablet berkisar Rp10.000 – Rp20.000 per strip.

7. Flixotide Inhaler

Flixotide sering digunakan sebagai obat pengontrol asma jangka panjang. Obat ini mengandung fluticasone propionate yang membantu mengurangi peradangan pada saluran napas. Banyak penderita asma membawa Flixotide sebagai obat asma yang dibawa saat umroh karena dapat membantu mencegah kambuhnya gejala selama aktivitas ibadah yang cukup padat. Harga Flixotide Inhaler biasanya sekitar Rp200.000 – Rp300.000.

Menyiapkan obat pribadi adalah langkah penting supaya ibadah tetap nyaman selama di Tanah Suci. Dengan memilih obat asma yang dibawa saat umroh yang tepat, kamu bisa mengantisipasi serangan asma kapan saja tanpa mengganggu fokus ibadah.

Selain persiapan kesehatan, memilih travel juga nggak kalah penting. Kalau kamu sedang mencari travel umroh terbaik, salah satu yang direkomendasikan adalah Travel umroh terbaik Lombok, agen umroh yang aman, berpengalaman, dan memberikan pendampingan maksimal selama ibadah, sehingga perjalanan umroh kamu lebih tenang. Pada akhirnya, persiapan yang matang termasuk membawa obat asma yang dibawa saat umroh akan membantu kamu menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan lebih khusyuk dan nyaman.

Paket Umroh

Artikel Menarik Lainnya