Izin Resmi PPIU Kemenag RI No: 24092200057650010 — Jaminan Perjalanan Amanah & Pasti Berangkat.

Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah Lengkap

tata cara umroh sesuai sunnah

Bayangkan momen pertama kali kamu menginjakkan kaki di Tanah Suci. Hati bergetar, mata berkaca-kaca, doa mengalir tanpa terasa. Umroh bukan sekadar perjalanan, tapi sebuah panggilan hati. Itulah kenapa penting banget untuk memahami tata cara umroh sesuai sunnah, supaya setiap langkah kita tidak hanya sah secara syariat, tapi juga penuh makna.

Banyak orang yang berangkat tanpa benar-benar memahami runtutannya, akhirnya hanya ikut-ikutan rombongan. Padahal kalau tahu urutannya sesuai sunnah, setiap gerakan terasa jauh lebih hidup. Nah, di artikel ini kita akan kupas tuntas langkah demi langkahnya, ditambah tips praktis biar perjalananmu makin lancar. Oh iya, buat kamu yang cari travel umroh murah Lombok, salah satu rekomendasi yang amanah adalah Fitour Official, karena mereka terbukti berpengalaman mendampingi jamaah.

Tata Cara Umroh Sesuai Sunnah

Secara garis besar, inilah urutan tata cara umroh sesuai sunnah yang diajarkan Rasulullah ﷺ:

  1. Niat dan ihram dari miqat, disertai pakaian ihram dan doa niat umroh.
  2. Talbiyah sepanjang perjalanan menuju Masjidil Haram.
  3. Thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, dimulai dari Hajar Aswad.
  4. Shalat sunnah thawaf dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
  5. Sa’i antara bukit Safa dan Marwah tujuh kali perjalanan.
  6. Tahallul dengan mencukur rambut (laki-laki) atau memotong beberapa helai rambut (perempuan).

Setiap langkah punya makna mendalam, bukan sekadar ritual. Niat meluruskan hati, thawaf mengingatkan pusat tauhid, sa’i meneladani perjuangan Siti Hajar, dan tahallul melambangkan lembaran baru.

Niat dan Persiapan Sebelum Umroh

Semua ibadah besar selalu dimulai dengan niat. Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.” Jadi, luruskan dulu hatimu. Umroh bukan sekadar liburan religi, melainkan tamu Allah.

Sebelum berangkat, siapkan hal-hal berikut:

  • Bekal fisik: latihan jalan kaki minimal 30 menit setiap hari. Karena ibadah ini cukup menguras tenaga.
  • Bekal hati: perbanyak doa, istighfar, dan sedekah.
  • Bekal ilmu: pelajari tata cara umroh sesuai sunnah agar tidak bingung di lapangan.

Di momen ini biasanya muncul rasa campur aduk: haru, deg-degan, takut salah. Wajar banget. Justru itu tanda kamu serius.

Ihram: Memasuki Pintu Ibadah

Setelah tiba di miqat, jamaah laki-laki mengenakan kain ihram putih tanpa jahitan, sementara perempuan tetap memakai pakaian syar’i yang menutup aurat. Jangan lupa mandi sunnah ihram, wangi-wangian (untuk laki-laki), dan shalat sunnah sebelum niat.

Lalu ucapkan niat:
“Labbaika ‘umratan” – yang artinya: “Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berumroh.”

Sejak saat itu, ada larangan ihram yang harus dijaga: tidak memotong kuku, rambut, berburu, bercumbu, atau bertengkar. Rasanya seperti training jiwa – belajar sabar, tenang, menahan diri.

Talbiyah: Denting Hati yang Menyatu

Dalam perjalanan menuju Mekkah, lantunkan talbiyah berulang kali: “Labbaikallahumma labbaik…”. Kalimat ini bukan sekadar bacaan. Kalau direnungkan, rasanya seperti mengikat kontrak hati dengan Allah. Kita datang sebagai hamba, meninggalkan dunia sejenak, fokus hanya pada-Nya.

tata cara umroh sesuai sunnah

Thawaf: Mengelilingi Ka’bah dengan Cinta

Begitu masuk Masjidil Haram, hati akan langsung tersentuh melihat Ka’bah. Banyak jamaah tak kuasa menahan tangis. Di sinilah dimulai thawaf, yaitu mengelilingi Ka’bah tujuh putaran, dimulai dari Hajar Aswad dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri.

Beberapa sunnah thawaf:

  • Usap atau cium Hajar Aswad bila memungkinkan, tapi jangan memaksa.
  • Angkat tangan sambil mengucap “Bismillahi Allahu Akbar” setiap melewati Hajar Aswad.
  • Shalat sunnah dua rakaat setelah thawaf di belakang Maqam Ibrahim.

Saat thawaf, bayangkan dirimu sedang menari dalam orbit cinta Allah. Sama seperti planet mengelilingi matahari, jiwa kita mengelilingi pusat tauhid.

Sa’i: Jejak Hajar yang Menginspirasi

Setelah thawaf, dilanjutkan dengan sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali.

Ritual ini bukan sekadar gerakan fisik. Ia menyimpan kisah perjuangan Siti Hajar yang berlari mencari air untuk Ismail. Bayangkan kehausan, rasa panik, tapi tetap penuh iman. Dari usaha tulus itulah muncul zamzam – air kehidupan yang tak pernah habis.

Selama sa’i, bacalah doa-doa, dzikir, atau cukup renungkan perjuangan hidupmu sendiri. Rasanya seperti recharge semangat: kalau Siti Hajar bisa kuat, kamu pun bisa menghadapi ujian hidup.

Tahallul: Tanda Selesainya Umroh

Setelah selesai sa’i, jamaah laki-laki mencukur rambut (gundul lebih utama), sementara perempuan cukup memotong beberapa helai rambut. Itulah tahallul, tanda bahwa rangkaian umroh selesai.

Meski kelihatan sederhana, momen ini sering bikin jamaah menangis. Rambut yang dipotong seakan simbol: melepaskan ego lama, membuka lembaran baru.

Adab dan Sunnah Tambahan Selama Umroh

Supaya umroh makin sempurna, perhatikan juga sunnah-sunnah berikut:

  • Perbanyak shalat di Masjidil Haram, karena pahalanya dilipatgandakan.
  • Jaga lisan dari obrolan sia-sia atau emosi.
  • Baca Al-Qur’an dan doa sebanyak mungkin.
  • Bersedekah dan bantu jamaah lain.

Intinya, jadikan setiap detik di Tanah Suci sebagai momentum mendekatkan diri. Jangan sibuk selfie, lupa esensi.

Tips Praktis Biar Ibadah Lancar

Selain ilmu fiqih, ada hal-hal teknis yang sering terlewat tapi penting:

  • Bawa sandal yang nyaman, mudah dipakai-copot.
  • Gunakan tas kecil untuk menyimpan dokumen, uang, dan botol zamzam mini.
  • Jaga asupan makan, jangan kalap belanja. Ingat tujuan utama: ibadah.
  • Istirahat cukup. Jangan memaksakan diri kalau badan lelah.

Dan yang paling penting: pilih travel yang amanah. Karena di sinilah banyak cerita jamaah yang kecewa – janji manis di brosur, tapi di lapangan berantakan.

tata cara umroh sesuai sunnah

Kenapa Pilih Fitour Official untuk Travel Umroh Murah Lombok?

Buat kamu yang tinggal di Lombok, kabar baiknya ada banyak pilihan travel umroh murah Lombok. Tapi kalau mau yang jelas amanah, Fitour Official layak jadi pilihan.

Kenapa?

  • Berpengalaman: sudah mendampingi banyak jamaah, jadi ngerti betul kondisi di lapangan.
  • Transparan: biaya jelas, fasilitas sesuai.
  • Pembimbing amanah: bukan hanya mengurus teknis, tapi juga mendampingi ibadah biar sesuai sunnah.
  • Harga bersahabat: sesuai dengan namanya, travel umroh murah tanpa mengurangi kualitas pelayanan.

Bayangkan betapa tenangnya hati kalau kamu tahu semua urusan teknis sudah beres. Kamu tinggal fokus ibadah, tanpa harus mikir ribet soal hotel, transportasi, atau jadwal.

Refleksi: Umroh Bukan Akhir, Tapi Awal Baru

Setelah pulang dari Tanah Suci, banyak orang merasa kehilangan. Masjidil Haram sudah jauh, talbiyah tak lagi terdengar. Tapi sebenarnya umroh bukanlah garis akhir, melainkan titik awal kehidupan baru yang lebih taat.

Kalau selama umroh kita bisa menjaga lisan, sabar, khusyuk, kenapa tidak diterapkan dalam keseharian? Inilah makna terdalam dari tata cara umroh sesuai sunnah: bukan hanya menghafal gerakan, tapi menghidupkannya dalam hidup sehari-hari.

Jadi, saat kamu nanti berangkat – mungkin bersama Fitour Official sebagai pilihan travel umroh murah Lombok – ingatlah bahwa perjalanan itu bukan hanya fisik, tapi juga perjalanan hati menuju Allah.

Paket Umroh

Artikel Menarik Lainnya